Mencegah Semut Masuk ke Rumah

Mencegah Semut Masuk ke Rumah


Kehadiran semut memang merepotkan bagi kehidupan manusia. Selain memberi kesan jorok, semut juga mengganggu kenyamanan. Bayangin aja, lagi asyik-asyik mengetik pakai komputer tiba-tiba ada serangan semut merah kecil. Lumayan juga efek serangannya, sampai membuat gatal-gatal.
Kehadiran semut yang berjalan beriringan sepanjang dinding, juga mengurangi estetika rumah. Selain itu, sifat semut sebagai omnivar (pemakan segalanya), seperti dahak yang mengandung berbagai kuman penyakit, berpotensi menularkan penyakit pada manusia dan hewan. Gerombolan semut juga bisa merusak kerja peralatan elektronik.
Kehadiran semut di dalam rumah tentu bukan tanpa sebab. Seperti pepatah mengatakan ”Ada gula ada semut”. Semut selalu mencari makanan di luar sarangnya. Bahkan tidak jarang semut pergi jauh, seraya meninggalkan jejak zat kimia (pheremone) agar mereka dapat menemukan jalan kembali ke sarangnya. Bila mereka bertemu dengan sesuatu yang dapat dimakan, mereka akan memanggil teman-temannya. Semut lainya akan datang dan menemukan lokasinya dengan cara mencium bau pheromone yang ditinggalkan temannya. Proses ini terus berulang.
Dengan memperhatikan pola kerja semut, maka jangan anggap remeh jika melihat satu atau dua semut merayap di dalam rumah. Apalagi jika dari waktu ke waktu Anda melihatnya. Karena bukan hanya ada dua semut seperti yang terlihat, namun ribuan bahkan jutaan semut bersembunyi di sarangnya di sekitar rumah.

Cara paling efektif mengendalikan semut adalah mencegahnya masuk ke rumah. Semut masuk ke dalam rumah dengan sebuah alasan, biasanya untuk mencari makanan dan minum. Jadi, jangan lupa menyimpan makanan dengan aman di tempat yang baik dan bersih setelah selesai makan. Juga periksa pipa yang bocor, khususnya di bawah tempat pencuci piring.
Pencegahan juga bisa dilakukan dengan cara memutuskan kontak antara sarang semut dengan rumah, misalnya memangkas dahan-dahan pohon yang panjang menjuntai hingga menyentuh dinding rumah. Dengan demikian semut tidak diberi kesempatan untuk mencapai rumah.
Cara-cara berikut juga sering dilakukan orang, seperti meletakkan atau menaburkan bahan-bahan yang tidak disukai semut di beberapa titik yang sering dilaluinya. Bahan-bahan tersebut antara lain serbuk kapur barus, kopi, cengkeh, kayu manis, air panas. Bahan lain yang bisa digunakan antara lain daun mint, atau teh celup aroma peppermint.
Nah, cara mana yang Anda pilih?

via Rumah Tanah Dijual,Di Bogor http://rumahjualdibogor.blogspot.com/2013/03/mencegah-semut-masuk-ke-rumah.html