Ubah Tampilan Rumah Apartemen Anda

Ubah Tampilan Rumah Apartemen Anda 
 
Dalam merenovasi apartemen, sebaiknya Anda mengetahui tata cara dari pengelola.  
Apartemen yang ditinggali saat ini terasa biasa-biasa saja. Bahkan cenderung monoton dilihat tata letak maupun desainnya. Jika sudah begini, Anda dipastikan ingin mengubah atau merenovasinya.
Namun Anda bingung apa saja yang harus dilakukan dalam merenovasi apartemen. Nah, berikut ini beberapa langkah untuk mengubah tampilan apartemen sesuai dengan keinginan Anda.
1. Tentukan kebutuhan Anda
Apakah Anda ingin memperluas ruang tengah? Barangkali Anda juga ingin mengubah letak pantry? Buatlah daftar hal-hal yang Anda inginkan dari renovasi, karena hal ini akan membantu Anda menentukan prioritas, termasuk menghitung pengeluaran tersebut.
2. Cek letak struktur dan plumbing
Umumnya apartemen tak bisa sembarangan direnovasi. Ada ketentuan dari pengelola yang mewajibkan untuk tidak bisa merombak dinding tertentu, atau mengganti letak kabel. Maklum, struktur satu unit dengan unit lain saling terhubung. Kumpulkan info tentang bagian struktur, plumbing termasuk jalur instalasi kabel yang ada, karena dengan begitu arsitek atau desainer Anda dapat membuat perancangan yang lebih cermat.
3. Periksa barang yang akan disimpan
Cek barang yang tersimpan di unit apartemen. Apakah barang-barang tersebut masih akan digunakan? Prioritaskan yang penting saja, karena bila tidak unit apartemen hasil renovasi tetap akan terlihat sesak barang.
4. Pilihlah furnitur yang pas
Pastikan desain furnitur cocok dengan fungsi dan luas ruang. Kalau perlu, minta arsitek atau desainer membuat simulasi model yang akan ditempatkan pada satu ruang. Coba lihat referensi dari internet dan majalah interior untuk mencari inspirasi. Jika ruang terbatas, pilih furnitur yang multifungsi yang cocok untuk mendukung aktivitas, sekaligus dapat menjadi storage untuk barang koleksi Anda.
5. Cari informasi desainer
Anda memerlukan mitra untuk pekerjaan perancangan dan pelaksanaan renovasi. Informasi mengenai jasa interior dan kontraktor dapat Anda peroleh melalui majalah, internet atau pun bertanya kepada kenalan. Periksa track record mereka sebelum menjalin kontrak. Jangan sungkan untuk berdiskusi lebih intens, agar Anda dapat mengenali lebih mendalam gaya dan cara kerja arsitek atau desainer. Kalau perlu, minta ia melakukan simulasi desain untuk mengukur kemampuan dan selera desainnya.
6. Minta izin kepada pengurus persatuan penghuni
Merenovasi unit apartemen memerlukan izin ke pengelola gedung. Selain itu, Anda perlu juga mengurus perizinan ke persatuan penghuni, yang setara dengan ketua RT di perumahan biasa. Sebaiknya beritahukan pula rencana renovasi ke tetangga kiri dan kanan, karena proses renovasi mungkin bakal mengganggu kenyamanan mereka.
7. Cek jadwal pelaksanaan
Biasanya pengelola gedung mewajibkan pelaksanaan renovasi berlangsung pada hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Akhir pekan biasanya proses renovasi ditiadakan demi menjamin kenyamanan penghuni lain. barang dan peralatan renovasi pun tak boleh berserakan di area koridor, karena dapat mengganggu kenyamanan tetangga. Beritahukan jadwal tersebut kepada pelaksana proyek renovasi.
8. Dapatkan hunian sementara
Agar proses renovasi berlangsung cepat, dan Anda tidak terganggu karenanya, carilah hunian sementara. Anda dapat menumpang atau menyewa unit apartemen teman atau mengontrak rumah biasa. Usahakan lokasi hunian sementara dekat dengan apartemen Anda, sehingga Anda mudah mengawasi pelaksanaan renovasi.

via Rumah Tanah Dijual,Di Bogor http://rumahjualdibogor.blogspot.com/2013/03/ubah-tampilan-rumah-apartemen-anda.html