RETAK PADA TEMBOK RUMAH

RETAK PADA TEMBOK RUMAH

Sebal melihat retak pada tembok rumah Anda? Kuatir dengan struktur rumah Anda karena melihat retakan pada tembok? Artikel ini akan membahas mengenai retak pada tembok rumah yang sering terjadi, penyebabnya dan pencegahannya berdasarkan pengalaman Tim Bangun Rumah di lapangan selama ini.
Retak pada tembok rumah penyebabnya bisa dibedakan menjadi dua, yaitu retak rambut dan retak struktur. Retak rambut pada tembok rumah biasanya disebabkan karena penggunaan semen biasa (portland cement) sebagai aciannya bukannya menggunakan acian khusus untuk tembok. Kemudian retak rambut pada tembok rumah bisa juga disebabkan karena material dinding yang digunakan (bata merah atau batako) belum benar-benar kering namun sudah langsung di plester dan di aci. Biasanya ini terjadi karena jadwal proyek yang “mepet”, oleh karena itu sebenarnya disarankan agar diberikan waktu pengerjaan yang cukup agar dicapai hasil yang maksimal. Batako, khususnya yang di produksi secara home industry biasanya mutunya kurang bagus dan saat dikirim ke lokasi proyek biasanya belum kering atau “matang” sehingga bila dipasang langsung dan tidak lama kemudian di plester dan di aci, biasanya sekitar 2-3 bulan setelah proyek selesai maka akan timbul retak-retak rambut, namun tidak berbahaya secara struktural.
Retak pada tembok rumah yang diakibatkan kegagalan struktur bisa dilihat dari besar keretakannya. Retak karena kegagalan struktur ini bisa diakibatkan karena penurunan bangunan karena pondasi yang digunakan tidak dapat menahan beban dari rumah atau karena daya dukung tanahnya kurang baik. Bisa juga diakibatkan karena penulangan besi pada sloof (di lantai dasar) dan balok pada lantai atas, kurang sehingga terjadi penurunan pada dinding sehingga terjadi retak. Retak karena struktur ini yang berbahaya, seperti kasus rumah Pak Hendri yang Tim Bangun Rumah berusaha perbaiki, di dearah Pantai Indah Kapuk. Pemborong sebelumnya mengerjakan strukturnya secara sembrono sehingga mengakibatkan keretakan yang parah pada struktur rumah.
Retak pada tembok rumah bisa di cegah secara dini, antara lain dengan membangun struktur rumah secara hati-hati, menggunakan perhitungan sesuai peraturan beton Indonesia. Penggunaan material dengan mutu yang baik, apabila terpaksa menggunakan material dengan mutu kurang, pastikan penggunaan acian khusus untuk tembok dan sediakan waktu agar material benar-benar sudah tidak akan susut lagi. Demikian sedikit pengetahuan mengenai retak pada tembok rumah. Semoga bisa membantu.

via Rumah Tanah Dijual,Di Bogor http://rumahjualdibogor.blogspot.com/2013/03/retak-pada-tembok-rumah.html