Ruang Belajar Nyaman, Anak pun Betah

Ruang Belajar Nyaman, Anak pun Betah
detail berita

JAKARTA – Penataan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan dapat membuat anak betah berlama-lama berada di sana. Dengan begitu, nilai pelajarannya juga diharapkan menjadi lebih tinggi.

Orang tua umumnya sangat dominan dalam menentukan arah pandang anak saat menghadapi masalah dan pengetahuan baru. Untuk itulah, sebagai orang tua, Anda bisa lebih kreatif untuk menciptakan ruang belajar anak yang menyenangkan, mulai pemilihan warna, pencahayaan, elemen-elemen interior ruang, hingga area untuk mengeksplorasi hobi si anak.

Ruang belajar tidak harus dibuat khusus, yang penting ada satu area yang bisa terus difungsikan untuk belajar. Ruang belajar bisa berupa tempat di meja makan yang telah dibersihkan setelah selesai makan, dan dipergunakan pada waktu yang telah ditentukan, serta dihormati oleh seluruh anggota keluarga.

Untuk anak-anak yang lebih kecil, ruang belajar mungkin hanya digunakan untuk menggunting, menempel, menyelesaikan pekerjaan rumah, atau membuat prakarya. Adapun untuk anakanak yang lebih dewasa, mungkin membutuhkan penggunaan komputer, printer, dan scanner.

Jadi, penyediaan ruang untuk belajar menjadi suatu proses, bergantung pada tingkat akademis anak. Saat menciptakan ruang belajar, penting agar Anda ingat siapa yang bakal menggunakan ruang tersebut. Kepentingan anak dan gaya belajarnya harus tercermin di tempat dia mengerjakan PR.

“Ruang belajar harus menjadi daerah yang inspiratif dan fungsional,” kata desainer interior yang berbasis di New York, Marlaina Teich.

“Cat dinding di belakang meja menggunakan cat bertema magnetik, dengan warna yang diimpikan anak. Anda juga bisa menggunakan wallpaper unik atau grafis untuk mengatur nuansa ruang,” lanjut Teich, seperti dikutip dari laman She Knows.

Pada saat yang sama, Anda juga harus fleksibel menempatkan sesuatu, bergantung pada hal apa saja yang anak butuhkan saat mengerjakan tugas sekolahnya.

“Mungkin dia belajar dengan baik di meja saat 30 menit pertama atau lebih, untuk mengerjakan tugas menulis. Kemudian dia mungkin ingin pindah ke tempat tidur untuk membaca tugas bahasa. Mungkin dia mau belajar pengetahuan alam di meja dapur karena Anda sedang memasak dan dia butuh seseorang untuk bertanya,” tutur Kathy Koch PhD, kepala dan pendiri Celebrate Kids Inc, sebuah pusat terapi tumbuh kembang anak.

Ketika belajar, sangat penting untuk anak duduk dengan nyaman. Namun, jangan juga terlalu nyaman. Jadi, berinvestasilah dengan kursi yang pas dengan anak Anda dan membuatnya tetap santai dan fokus.

“Jika mungkin, kursi harus nyaman dan ergonomis.Jika Anda tak mau memakai kursi kantor yang khas,kursi berbingkai kayu dengan jok berlapis kain dan tambahan bantal akan membuat dia nyaman dan menunjang waktu belajarnya,” kata Teich.

Belajar juga sering kali membutuhkan beberapa barang, seperti buku teks, notebook, atau workbook. Pastikan bahwa ada ruang untuk barang-barang tersebut sehingga si kecil dapat duduk dengan nyaman.

“Buat area meja yang besar agar saat buku-buku tersebut dibuka, tidak tumpang-tindih,” sebut Adrian Serna, direktur dan pelatih akademik di Cardinal Education di Palo Alto, California.

Jangan lupa, dorong anak untuk menjaga area belajarnya tetap rapi dan bersih. “Hanya lima menit dalam sehari membereskan meja belajar bisa membuat perbedaan besar,” sebut Serna.

“Barang yang berantakan hanyalah alasan untuk menunda belajar. Begitu banyak orang lebih fokus pada kesemrawutan dan berusaha membersihkan semuanya, sementara hal itu akan mengorbankan waktu belajar,” tambahnya.

via Rumah Tanah Dijual,Di Bogor http://rumahjualdibogor.blogspot.com/2013/03/ruang-belajar-nyaman-anak-pun-betah.html